Tuesday, May 16, 2017

Kegiatan Sosial hari Kamis, 27 April 2017 Pukul 07.30

Kamis, 27 April 2017. Usai berdoa, sekitar pukul 08.00 pagi kami memberitahukan dua sesi game yang akan diikuti semua anak-anak kelas A-1. Karena hari ini lebih banyak kegiatan diluar, kami memilih game Tom & Jerry untuk permulaan dan Kuda Bisik untuk game terakhir. Dengan beberapa kesimpulan kami setuju bahwa hadiah untuk sesi game adalah permen Milkita yang dinilai baik untuk anak-anak, rencananya permen ini akan dibagikan setelah penentuan kelompok pemenang Kuda Bisik. Guna menghindari tumbuhnya rasa iri dalam diri kelompok yang kurang beruntung, kami memutuskan memberikan 2 permen untuk kelompok pemenang dan 1 permen untuk kelompok yang kalah.
          Dan sesi Tom & Jerry terlaksanakan dengan baik. Dengan bantuan Ibu Nisa dalam menertibkan anak-anak untuk berdiri membentuk lingkaran besar, Risa menjelaskan aturan main dan memilih anak yang nantinya akan menjadi kucing dan tikus. Permainan ini bertujuan untuk melatih kekompakkan dan kecekatan anak dalam menghalangi kucing agar si tikus tidak berhasil ditangkap. Dan kami agak tidak menyangka akan antusiasme mereka, seperti hanya Chesta dan Todo yang ngotot ingin jadi tikus. Karena banyak kandidat, Risa dan Dhea pun memilih Noah sebagai kucing dan Aleya sebagai tikus. Permainan berlangsung seru ketika mereka mulai berlari, teman-teman Aleya sigap membuka ‘celah’ bagi Aleya untuk masuk dan keluar. Sekitar kurang dari dua menit akhirnya Noah berhasil menangkap Aleya dengan bantuan Naufal sebagai kucing kedua. Karena permainan ini terhitung cepat kami kembali memilih kucing dan tikus namun dengan dua orang sekaligus dan bisa dibayangkan, anak-anak berambisius mengangkat tangan mereka minta dipilih.
            Singkat cerita, kami kembali memainkan game terakhir yang berlatar didalam kelas. Kuda Bisik adalah permainan “pengantar pesan” dimana kami membagi mereka menjadi dua kelompok beranggotakan 11 orang dan menyuruh mereka membuat barisan kebelakang. Kami akan membisikkan satu kalimat pada anak dibarisan paling belakang.
“Jangan buang sampah sembarangan.” Kalimat pertama yang kemudian disampaikan dengan baik hingga kelompo pertama berhasil menyampaikannya kepada Risa yang sudah menunggu dihadapan barisan paling depan. Selanjutnya diteruskan dengan kalimat “Hormati gurumu”, pada momen ini kami harus kembali menahan tawa. Setelah disampaikan oleh Dhea, anak itu malah membisikkan “Jangan buang sampah sembarangan” kepada teman didepannya, otomatis kelompok satu lah yang menang.
            Karena bagi-bagi permen hanya bisa dilakukan sepulang sekolah, kami tidak bisa memberikan permen secara langsung karena berbentur dengan persiapan UTS Kanji yang akan dilangsungkan besok. Jadi kami meminta tolong kepada Ibu Nisa untuk membagikan permen menggamtikan kami yang pualng lebih awal.

Berikut adalah beberapa foto saat melakukan kegiatan sosial.

menjelaskan cara bermain

pembagian kelompok

permainan dimulai!

"Jangan Buang Sampah Sembarangan."

pemberian hadiah untuk kelompok yang menang

No comments:

Post a Comment